• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Accountancy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Accountancy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Adopsi Teknologi Blockchain dalam Pengelolaan Keuangan Publik: Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

    Thumbnail
    View/Open
    24919020.pdf (3.942Mb)
    Date
    2026
    Author
    Adib, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengelolaan keuangan publik di daerah masih menghadapi kelemahan dalam transparansi dan akuntabilitas, meskipun digitalisasi melalui berbagai sistem informasi telah dilakukan. Teknologi Blockchain menawarkan solusi melalui karakteristik desentralisasi, transparansi, dan imutabilitas yang berpotensi meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Niat Adopsi teknologi Blockchaindalam pengelolaan keuangan publik pada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling terhadap 62 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat langsung dalam perencanaan, pengelolaan, pelaporan, dan pengawasan keuangan daerah, dengan masa kerja minimal satu tahun, yang bertugas di tiga instansi strategis: BPKAD, Bapenda, dan Inspektorat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Mayoritas responden berasal dari Inspektorat Daerah (40,3%) dan memiliki masa kerja >10 tahun (61,3%). Model penelitian mengacu pada teori Diffusion of Innovations (DOI) yang dimodifikasi dengan memasukkan variabel Relative Advantage, Complexity, Stakeholders, Laws and Regulations, Top Management Support, dan Competency. Analisis data menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan model memiliki daya jelaskan yang kuat (R2 = 0,762) dan kemampuan prediktif yang baik (Q2 = 0,503). Stakeholders dan Competency terbukti berpengaruh signifikan dan paling besar terhadap Niat Adopsi, diikuti oleh Laws and Regulations. Sebaliknya, Relative Advantage dan Top Management Support berpengaruh signifikan namun relatif kecil, sedangkan Complexity tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara teoretis, penelitian ini membuktikan bahwa faktor eksternal (stakeholders) dan kapasitas SDM (kompetensi) lebih dominan daripada karakteristik teknologi dalam adopsi Blockchain di sektor publik daerah. Secara praktis, temuan ini memberikan landasan empiris bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi implementasi Blockchain yang berorientasi pada penguatan kompetensi ASN, harmonisasi regulasi, dan pelibatan pemangku kepentingan guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan publik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66243
    Collections
    • Master of Accountancy [325]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV