| dc.description.abstract | Nilai perusahaan mencerminkan penilaian pasar atas prospek dan keberlanjutan
suatu entitas, namun pembentuknya kini tidak lagi terbatas pada faktor keuangan
semata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kinerja ESG dan struktur
modal terhadap nilai perusahaan, dengan kinerja keuangan sebagai variabel
moderasi dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Berbeda dari studi
terdahulu yang umumnya menguji kedua faktor secara terpisah dan terbatas pada
konteks satu negara, penelitian ini mengintegrasikan keduanya pada perusahaan
sektor industrial lintas negara di kawasan ASEAN periode 2022–2024 dengan
memanfaatkan ESG Score LSEG (Refinitiv). Nilai perusahaan diproksikan dengan
Tobin's Q (Ln MTA), kinerja ESG dengan ESG Score, struktur modal dengan DER,
kinerja keuangan dengan ROA, dan ukuran perusahaan dengan Ln total aset. Dari
populasi 1.135 perusahaan, diperoleh 62 perusahaan sebagai sampel. Data
dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Moderated
Regression Analysis (MRA), yang diestimasi menggunakan Random Effect Model
(REM) melalui EViews. Hasil menunjukkan kinerja ESG dan struktur modal
berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kinerja
keuangan tidak mampu memoderasi kedua hubungan tersebut. Temuan ini
menegaskan bahwa pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan bersifat langsung dan
tidak dikondisikan oleh profitabilitas. Secara praktis, hasil penelitian menyarankan
investor mempertimbangkan ESG Score dalam seleksi portofolio serta mendorong
harmonisasi standar pelaporan ESG antarnegara ASEAN. | en_US |