Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Kalimantan Utara Tahun 2015–2024
Abstract
Kemiskinan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai tingkat
kesejahteraan masyarakat. Perbedaan kondisi pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan
kependudukan diduga memengaruhi tingkat kemiskinan di suatu daerah. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, Produk Domestik Regional
Bruto (PDRB), usia harapan hidup, dan jumlah penduduk terhadap tingkat
kemiskinan pada kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2015-2024.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik
(BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan
pendekatan Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan
Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan melalui Uji
Chow, Uji Hausman. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak
EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM)
merupakan model terbaik. Secara simultan, pendidikan, PDRB, usia harapan hidup,
dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara
parsial, pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat
kemiskinan, sedangkan usia harapan hidup berpengaruh positif dan signifikan.
Sementara itu, PDRB dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap
tingkat kemiskinan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 89,33% menunjukkan
bahwa variasi tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh variabel dalam model,
sedangkan 10,67% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan kualitas pendidikan perlu menjadi
prioritas dalam upaya pengentasan kemiskinan. Selain itu, diperlukan kebijakan
yang mendukung pemerataan manfaat pembangunan ekonomi dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat untuk menekan tingkat kemiskinan di Provinsi
Kalimantan Utara.
Collections
- Economics [2702]
