| dc.description.abstract | Industri skincare saat ini berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap
pentingnya perawatan kulit dan kesehatan wajah. Generasi Z menjadi salah satu kelompok
konsumen yang aktif menggunakan skincare karena banyak terpapar informasi melalui media sosial,
tren kecantikan, influencer, iklan digital, serta ulasan konsumen. Namun, pembelian skincare tidak
hanya didasarkan pada tren yang sedang berkembang, tetapi juga melibatkan berbagai pertimbangan
seperti komposisi produk, harga, kualitas produk, citra merek, dan kehalalan produk. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis preferensi Generasi Z dalam mempertimbangkan pembelian skincare.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui kuesioner berbasis skala Likert. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 200 responden
Generasi Z berusia 18–29 tahun yang menggunakan produk skincare. Data dianalisis secara
deskriptif melalui persentase jawaban responden, khususnya pada kategori Sangat Setuju dan
Setuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memiliki peran dalam pertimbangan
pembelian skincare. Faktor yang paling menonjol adalah halal sebesar 82,6%, komposisi skincare
sebesar 79,9%, dan kualitas produk sebesar 79,1%. Hal ini menunjukkan bahwa Generasi Z
cenderung selektif, informatif, dan berhati-hati dalam memilih skincare. Responden lebih
mengutamakan rasa aman, kejelasan kandungan, kualitas produk, citra merek, harga, serta tren
sebagai bagian dari proses evaluasi sebelum melakukan pembelian skincare. | en_US |