Pengaruh Perkembangan Teknologi dan Komunikasi, Penanaman Modal Asing, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 2016–2024
Abstract
Mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat erat kaitannya
dengan capaian pertumbuhan ekonominya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji secara empiris pengaruh Indeks Pembangunan Teknologi Informasi
dan Komunikasi (IP-TIK), Penanaman Modal Asing (PMA), Tingkat Partisipasi
Angkatan Kerja (TPAK), serta Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terhadap Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB) di 33 provinsi Indonesia selama periode 2016–2024.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui metode regresi data
panel dengan total 297 observasi. Berdasarkan hasil uji kelayakan model yakni Uji
Chow dan Hausman. Fixed Effect Model (FEM) terpilih sebagai metode yang paling tepat
karena mampu mengakomodasi keunikan karakteristik ekonomi dari masing-masing
provinsi.
Temuan riset ini menunjukkan bahwa perluasan infrastruktur digital (IP-TIK),
aliran investasi asing (PMA), serta tingginya serapan angkatan kerja (TPAK)
berdampak positif dan signifikan dalam mendongkrak produktivitas ekonomi daerah.
Sebaliknya, indikator kualitas sumber daya manusia melalui Rata-rata Lama Sekolah
(RLS) memang memberikan arah yang positif, namun belum terbukti signifikan secara
statistik. Kondisi ini mengindikasikan bahwa investasi di sektor pendidikan formal
membutuhkan jeda waktu (time lag) sebelum hasil nyatanya benar-benar dapat dirasakan
pada roda perekonomian.
Meski demikian, hasil pengujian simultan membuktikan bahwa keempat faktor
tersebut secara bersama-sama sangat menentukan laju pertumbuhan PDRB.
Kemampuan model dalam menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi ini tergolong
sangat kuat, ditandai dengan nilai R-squared yang mencapai 99,08%.
Collections
- Economics [2702]
