| dc.description.abstract | Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) berperan penting dalam meningkatkan
efektivitas, efisiensi, dan integrasi layanan kesehatan. Namun, penerapannya harus didukung
oleh usability yang baik agar memudahkan tenaga kesehatan dalam penggunaannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usability SIMPUS di Puskesmas Ngaglik 1 dan
Puskesmas Turi Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah evaluasi heuristik
berdasarkan 10 prinsip Nielsen. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna
sistem dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank serta penilaian severity
rating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum usability SIMPUS di kedua
puskesmas tergolong baik, dengan rata-rata skor seluruh kriteria di atas 4,00. Di Puskesmas
Ngaglik 1 ditemukan 17 permasalahan usability pada enam kriteria, terdiri dari 14 masalah
minor dan 3 item tanpa masalah usability. Sementara itu, di Puskesmas Turi ditemukan 14
permasalahan pada enam kriteria yang seluruhnya tergolong masalah minor dengan prioritas
perbaikan rendah. Permasalahan yang ditemukan terutama terkait visibilitas status sistem,
konsistensi, pencegahan kesalahan, fleksibilitas, pemulihan kesalahan, serta bantuan dan
dokumentasi. Kesimpulannya, SIMPUS di kedua puskesmas layak digunakan dan memiliki
usability yang baik, meskipun masih diperlukan perbaikan minor untuk meningkatkan
kualitas layanan dan kenyamanan pengguna. | en_US |