Bermain Game Online pada Remaja Ditinjau dari Pola Komunikasi Orang Tua-Anak
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan level bermain terhadap permainan game online pada remaja berdasarkan pola komunikasi orangtua-anak yang dikembangkan di dalam keluarga. Hipotesis ini adalaha hipotisis yang menguji adanya perbedaan tingkat bermain game online berdasarkan pola komunikasi orangtua- anak pada remaja. Remaja yang menjalani pola komunikasi komunikasi leissez feire akan memiliki level bermain game online yang lebih tinggi dibandingkan remaja yang menjalani pola komunikasi yang lain.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi yang memiliki bermain game online dengan ketentuan berusia 15 tahun sampai 21 tahun. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala bermain game online dan skala pola komnunikasi orangtua-anak yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Skala bermain game online mengacu pada teori yang dikemukakan Young (2009) dan skala pola komunikasi orangtua-anak mengacu pada teori yang dikemukakan oleh McNaughten (1998). Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan teknik statistik one way anova. Hasil analisis menunjukkan nilai perbedaan antara empat dimensi pola komunikasi orangtua-anak menunjukan nilai F = 0,489 dengan p 0,691 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan dari empat dimensi pola komunikasi orangtua-anak.
Collections
- Psychology [1337]
