Pengaruh Lingkungan Pesantren terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII di MTs Sunan Pandanaran, Jl. Kaliurang Km 12,5 Candi, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta
Abstract
Latar belakang ini adalah bahwa seharusnya, siswa yang menjadi santri juga harus pandai bagaimana menciptakan kondisi lingkungan pesantren yang kondusif. Karena biasanya siswa yang sekaligus menjadi santri tersebut di sebuah pondok pesantren, cenderung prestasi belajarnya baik dibangku formal maupun di pondok pesantren sama-sama memuaskan. Semua itu tergantung individu masing-masing bagaimana cara mereka mensiasati belajarnya, karena cara mereka mensiasati itulah yang menentukan prestasi belajarnya. Apabila perolehan prestasi belajarnya yang tidak bisa keduanya memuaskan. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian tentang pengaruh lingkungan pesantren terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan pesantren terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII Di MTs Sunan Pandanaran Jl. Kaliurang Km 12,5 Candi Sardonoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII Di MTs Sunan Pandanaran yang berjumlah 478 siswa yang terdiri dari kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, VIII F, VIII G, VIII H, VIII I, VIII J, VIII K, VIII L, VIII M, VIII N, VIII O, VIII P dengan jumlah sampel sebanyak 83 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Analisis instrument meliputi analisis validitas dan reliabilitas. Hasil analisis validitas menunjukkan dari 25 butir soal terdapat 16 butir soal terbukti valid, sedang hasil analisis reliabilitas menunjukkan koefisien reliabilitas sebesar 0,723 untuk lingkungan pesantren dan dinyatakan reliabel. Analisis data meliputi analisis uji product moment dan uji hipotesis. Uji prasyarat dilakukan dengan melakukan uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji regresi linier sederhana ( F hitung = 182,758 > F tabel = 0, 216 ). Karena F hitung lebih besar dari F tabel makan Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti persamaan regresi linier sederhana Y atas X bersifat nyata atau ini juga berarti bahwa lingkungan pesantren secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Dari hasil perhitungan juga diperoleh bahwa besarnya kontribusi lingkungan pesantren terhadap prestasi belajar sebesar 69,3%. Nilai tersebut terlihat dari besarnya R Square, yaitu sebesar 0,693. Hasil tersebut menunjukkan bahwa lingkungan pesantren menjadi salah satu faktor penting dalam prestasi belajar. Koefisien determinasi yang menunjukkan nilai sebesar 0,693 yang berarti bahwa lingkungan pesantren dapat meningkatkan terhadap prestasi belajar sebesar 69,3%, sedangkan sisanya sebesar ( 100% ─ 69,3 = 30,7% ) menunjukkan faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar.
Collections
- Islamic Education [1275]
