| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan yang terdiri dari
Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing
(NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap
profitabilitas (Return on Assets/ROA) pada perbankan syariah di Indonesia periode 2020–
2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) untuk
mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara variabel-variabel
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, CAR, FDR, dan
BOPO tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan NPF berpengaruh
positif dan signifikan terhadap ROA. Dalam jangka panjang, FDR dan BOPO
berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, sedangkan CAR dan NPF tidak
berpengaruh signifikan. Nilai Error Correction Term (ECT) sebesar –0,428419 dan signifikan
menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang
sebesar 42,84% setiap periode. Temuan ini mengindikasikan bahwa profitabilitas
perbankan syariah di Indonesia lebih dipengaruhi oleh efisiensi operasional dan kualitas
pembiayaan dalam jangka panjang dibandingkan dengan tingkat kecukupan modal.
Dengan demikian, peningkatan profitabilitas bank syariah dapat dicapai melalui
optimalisasi efisiensi biaya, pengelolaan risiko pembiayaan, serta penyaluran dana yang
produktif dan berkelanjutan. | en_US |