Show simple item record

dc.contributor.authorNasution, Rizki Aulia Sahra
dc.date.accessioned2026-08-11T05:05:53Z
dc.date.available2026-08-11T05:05:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65935
dc.description.abstractHuman trafficking merupakan kejahatan lintas negara yang masih menjadi isu serius di Asia Tenggara, termasuk yang melibatkan warga negara Indonesia di Kamboja. Kasus human trafficking meningkat melalui modus penipuan kerja berbasis digital yang berujung pada eksploitasi tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksi Pemerintah Indonesia dalam menangani kasus human trafficking WNI di Kamboja tahun 2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Konsep Action dari Mike Dottridge yang menekankan Kerja sama, pencegahan, penegakan hukum, dan perlindungan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan upaya penyelamatan, pemulangan, dan kerja sama dengan pihak terkait. Namun, upaya pencegahan dan penegakan hukum masih menghadapi berbagai tantangan akibat perkembangan modus kejahatan yang semakin kompleks.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAksi pemerintahen_US
dc.subjectHuman Traffickingen_US
dc.subjectKeamanan manusiaen_US
dc.subjectKerja Sama Internasionalen_US
dc.subjectPerlindungan Korbanen_US
dc.titleAksi Indonesia dalam Menangani Human Trafficking terhadap WNI di Kamboja Tahun 2021–2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323219


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record