| dc.description.abstract | Pertumbuhan jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor pangan di Provinsi
Gorontalo memicu peningkatan intensitas persaingan pasar yang sangat ketat. Pia Saronde Bakery
merupakan salah satu pelaku UMKM oleh-oleh khas daerah yang mampu mempertahankan
visibilitas, eksistensi, dan posisi pasarnya di tengah persaingan tersebut. Penelitian terapan ini
bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi pemasaran marketing mix 11p Pia Saronde
Bakery dalam mempertahankan posisi pasar toko oleh-oleh khas daerah di Gorontalo. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan
data di lapangan dilakukan secara terstruktur melalui wawancara semi-terstruktur bersama pemilik,
manager dan kepala RPS, observasi melalui partisipatif pasif, serta dokumentasi secara langsung.
Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode pengumpulan
data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pia Saronde Bakery berhasil mempertahankan posisi
pasarnya melalui optimalisasi bauran pemasaran Marketing Mix 11P. Strategi mempertahankan
pasar didukung oleh positioning merek oleh-oleh khas daerah, diversifikasi produk bakery untuk
kebutuhan konsumen lokal, komitmen kualitas produk tanpa pengawet buatan, serta inovasi durian
frozen yang aman tanpa menimbulkan aroma menyengat. Pemasaran Pia Saronde juga diperkuat
penerapan sistem omnichannel yang mengintegrasikan toko fisik 24 jam dan fitur keranjang kuning
pada tiktok, standardisasi pelayanan komunikasi verbal kepada konsumen, penyediaan fasilitas dan
suasana outlet yang nyaman, serta perluasan jaringan kemitraann dengan pemerintah dan UMKM
lokal Gorontalo. | en_US |