| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
prevalensi stunting di 119 kabupaten/kota di Pulau Jawa tahun 2019–2023
menggunakan metode regresi data panel. Variabel independen yang digunakan
meliputi persentase penduduk miskin, PDRB per kapita atas dasar harga berlaku,
rata-rata lama sekolah perempuan, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak,
dan persentase rumah tangga dengan akses air minum layak. Analisis dilakukan
menggunakan pendekatan Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model
(FEM), dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan
melalui uji Chow dan uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model
terbaik yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Secara parsial, variabel
persentase penduduk miskin, PDRB per kapita, sanitasi layak, dan akses air minum
layak berpengaruh signifikan terhadap prevalensi stunting, sedangkan rata-rata
lama sekolah perempuan tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh
variabel independen berpengaruh signifikan terhadap prevalensi stunting di Pulau
Jawa tahun 2019–2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan kondisi
sanitasi, akses air minum layak, dan pengurangan tingkat kemiskinan menjadi
faktor penting dalam upaya percepatan penurunan stunting. | en_US |