| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmen konsumen coffee shop di
Kabupaten Sleman berdasarkan karakteristik dan preferensi terhadap atribut coffee
shop. Masalah utama adalah belum teridentifikasinya kelompok konsumen yang
jelas, sehingga menghambat pemilik coffee shop dalam merumuskan strategi
pemasaran yang efektif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sleman pada Februari
2026 dengan menyebarkan kuesioner digital kepada 100-150 responden yang telah
mengunjungi coffee shop minimal 2 kali dalam 1 bulan terakhir. Metode yang
digunakan adalah K-Means Clustering yang diintegrasikan dengan Q-Learning
untuk optimasi parameter adaptif dan Principal Component Analysis (PCA) untuk
reduksi dimensi pada data high-dimensional. Variabel penelitian mencakup
karakteristik konsumen (usia, pendapatan, frekuensi kunjungan, pengeluaran, jarak
tempat tinggal) dan preferensi atribut (kualitas produk, harga, suasana, pelayanan,
lokasi, fasilitas). Data melalui tahapan preprocessing komprehensif meliputi data
cleaning, penanganan missing values, deteksi outlier, encoding data kategorikal,
dan normalisasi. Penentuan jumlah cluster optimal menggunakan Elbow Method
dan Silhouette Score, dengan evaluasi melalui Silhouette Score dan Davies-Bouldin
Index. Hasil clustering diinterpretasikan untuk mengidentifikasi karakteristik unik
setiap segmen dan menghasilkan rekomendasi strategi pemasaran yang spesifik
meliputi positioning produk, penetapan harga, komunikasi pemasaran, dan
pengembangan layanan. | en_US |