• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Implementasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Terhadap Kualitas Layanan di KUA Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    22421106.pdf (3.070Mb)
    Date
    2026
    Author
    Husna, Afif Nashif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Perkembangan teknologi informasi yang mendorong peningkatan pelayanan publik berbasis digital, termasuk dalam pelayanan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). Namun, implementasinya SIMKAH masih menghadapi beberapa tantangan, diantaranya gangguan jaringan internet, kendala server, rendahnya literasi digital sebagian masyarakat, serta kurangnya informasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi SIMKAH terhadap kualitas layanan di KUA Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi dengan informan terdiri dari kepala KUA, penghulu, petugas KUA, dan masyarakat pengguna layanan KUA Kapanewon Gamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMKAH di KUA Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman telah berjalan cukup baik dan mampu meningkatkan kualitas layanan pernikahan menjadi lebih cepat, efektif, dan transparan dibandingkan dengan sistem manual pada sebelumnya. Namun, implementasi SIMKAH masih terdapat kendala, diantaranya seperti kendala teknis berupa gangguan sistem server dari pusat, kurangnya sumber daya manusia yang paham teknologi terutama mengenai SIMKAH, keterbatasan sarana prasarana, serta kurangnya sosialisasi dan informasi kepada masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi SIMKAH di KUA Kapanewon Gamping memudahkan proses pelayanan nikah serta meningkatkan efisiensi kerja petugas. Namun, masih terdapat kendala yang harus memerlukan peningkatan kualitas infrastruktur teknologi dan kompetensi petugas KUA dalam bidang teknologi informasi, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat agar implementasi SIMKAH dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65826
    Collections
    • Islamic Law [996]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV