• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Efisiensi Pembiayaan Pasien RJTL Diabetes Melitus Tipe II Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan

    Thumbnail
    View/Open
    22613283.pdf (7.572Mb)
    Date
    2026
    Author
    Mufidah, Ainun
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis dengan pengobatan seumur hidup sehingga membebani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, termasuk pembiayaan terapi melalui program Jaminan Kesehatan Nasional. Indonesian Case Based Groups (INA-CBG’s) sering kali tidak sesuai dengan biaya riil rumah sakit sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan finansial bagi rumah sakit. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis efisiensi pembiayaan tarif INA- CBG’s pasien RJTL peserta Jaminan Kesehatan Nasional pengidap diabetes melitus tipe II dengan biaya riil pasien. Metode: Penelitian menggunakan metode observasional cross-sectional dengan mengumpulkan data rekam medik dan data biaya terapi pasien secara retrospektif pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe II peserta Jaminan Kesehatan Nasional dengan kode INA-CBG’s Q-5-44-0 di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan periode Januari-Juni 2025. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan secara statistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil: Diperoleh 92 pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan tingkat lanjut peserta Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Rata-rata biaya medis langsung per pasien adalah sebesar Rp 469.612,93 ± 171.680,00. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test pada perbedaan biaya riil dengan tarif INA-CBG’s memperoleh nilai p-value 0,001 (p<0,05). Hasil uji ANOVA pada analisis determinan yang memengaruhi biaya riil memperoleh nilai signifikasi sebesar 0,001 Hasil analisis regresi linier menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,001 pada variable diagnosis sekunder dan penggunaan obat. Kesimpulan: Rata-rata biaya medis langsung per pasien adalah 469.612,93 ± 171.680,00. Terdapat perbedaan yang signifikan antara biaya riil dengan klaim tarif INA-CBG’s. Total biaya riil lebih tinggi dibandingkan total tarif INA-CBG’s dengan selisih sebesar Rp 25.163.190 serta terdapat determinan diagnosis sekunder dan penggunaan obat yang memengaruhi biaya riil pasien.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65793
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV