Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali Tahun 2017-2023
Abstract
Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan salah satu instrumen penting
dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah berkembang, termasuk Provinsi
Bali yang memiliki potensi besar pada sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks
Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan jumlah
Angkatan Kerja terhadap Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali periode 2017–
2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel yang
diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta instansi resmi lainnya, dengan sembilan
kabupaten/kota sebagai unit analisis selama tujuh tahun. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM)
yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan
terhadap PMA, yang menandakan bahwa peningkatan kapasitas ekonomi daerah
mampu meningkatkan daya tarik investasi asing. UMK juga berpengaruh positif dan
signifikan terhadap PMA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan upah minimum
masih dapat diterima oleh investor asing selama diimbangi dengan produktivitas dan
stabilitas ekonomi daerah. Sementara itu, IPM berpengaruh negatif dan tidak signifikan
terhadap PMA, yang menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia belum
menjadi faktor utama dalam keputusan investasi asing di Provinsi Bali. Adapun Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PMA, yang
mengindikasikan bahwa ketersediaan tenaga kerja yang besar tanpa diimbangi kualitas
dan keterampilan dapat menurunkan daya tarik investasi. Berdasarkan temuan tersebut,
penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah mendorong pertumbuhan
ekonomi yang merata, meningkatkan produktivitas dan kualitas tenaga kerja melalui
pendidikan dan pelatihan, serta merumuskan kebijakan pengupahan yang seimbang
dan berkelanjutan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan
ekonomi jangka panjang di Provinsi Bali.
Collections
- Economics [2702]
