| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh urbanisasi terhadap ketimpangan
pendapatan di 33 provinsi Indonesia pada periode 2010–2024. Variabel independen yang
digunakan meliputi urbanisasi, urbanisasi kuadrat, PDRB per kapita, rata-rata lama
sekolah, dan tingkat pengangguran terbuka, sedangkan rasio Gini digunakan sebagai proksi
ketimpangan pendapatan. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Survei
Penduduk Antar Sensus (SUPAS) dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan
model terbaik Random Effect melalui EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
urbanisasi berpengaruh negatif signifikan, sementara urbanisasi kuadrat berpengaruh
positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, membentuk pola kurva U (U-shaped
curve). Artinya, urbanisasi awalnya menekan ketimpangan, namun setelah melewati titik
balik tertentu justru memperlebar kesenjangan akibat fenomena over-urbanization. Variabel
pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan PDRB per kapita dan | en_US |