Show simple item record

dc.contributor.authorMartin, Alvaro
dc.date.accessioned2026-08-07T06:13:36Z
dc.date.available2026-08-07T06:13:36Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65754
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh urbanisasi terhadap ketimpangan pendapatan di 33 provinsi Indonesia pada periode 2010–2024. Variabel independen yang digunakan meliputi urbanisasi, urbanisasi kuadrat, PDRB per kapita, rata-rata lama sekolah, dan tingkat pengangguran terbuka, sedangkan rasio Gini digunakan sebagai proksi ketimpangan pendapatan. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model terbaik Random Effect melalui EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi berpengaruh negatif signifikan, sementara urbanisasi kuadrat berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, membentuk pola kurva U (U-shaped curve). Artinya, urbanisasi awalnya menekan ketimpangan, namun setelah melewati titik balik tertentu justru memperlebar kesenjangan akibat fenomena over-urbanization. Variabel pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan PDRB per kapita danen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUrbanisasien_US
dc.subjectKetimpangan Pendapatanen_US
dc.subjectRasio Ginien_US
dc.subjectData Panelen_US
dc.subjectRandom Effecten_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.titlePengaruh Urbanisasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Tahun 2010 - 2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22313081


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record