Show simple item record

dc.contributor.authorWulandari, Regina
dc.date.accessioned2026-08-07T04:00:32Z
dc.date.available2026-08-07T04:00:32Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65748
dc.description.abstractToko Langkisau merupakan UMKM ritel yang bergerak pada penjualan sandal, sepatu, dan tas. Dalam kegiatan operasionalnya, pencatatan transaksi penjualan, pembelian, dan pengelolaan persediaan masih dilakukan secara manual. Toko Langkisau telah memiliki akses terhadap ERP Accurate sebagai alat bantu pencatatan transaksi dan pengelolaan persediaan. Namun, sistem tersebut belum digunakan dalam kegiatan operasional harian karena pemilik dan karyawan belum memiliki pengalaman serta pemahaman yang memadai dalam menggunakan ERP Accurate. Kondisi tersebut menyebabkan ketidaksesuaian antara data stok dan stok fisik, pengecekan stok membutuhkan waktu lama, serta keterlambatan memperoleh informasi persediaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab permasalahan proses bisnis, memodelkan proses bisnis aktual, merancang proses bisnis usulan, mengintegrasikan proses bisnis dengan ERP Accurate, serta mengevaluasi penerimaan pengguna terhadap sistem. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking dengan tahapan Understand, Observe, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pemodelan proses bisnis dilakukan menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN), sedangkan analisis permasalahan dilakukan melalui Value Added Activity, Why-Why Analysis, dan streamlining tools. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar permasalahan terletak pada belum digunakannya ERP Accurate secara terintegrasi dalam proses pengadaan barang, penjualan, dan pengelolaan persediaan. Proses bisnis usulan dirancang dengan mengintegrasikan proses pembelian, penjualan, dan update stock melalui ERP Accurate. Selama implementasi, sistem mencatat 494 transaksi penjualan, dua transaksi pembelian yang terdiri dari 23 jenis barang, mendeteksi selisih nota pemasok sebesar Rp297.000, serta memperbarui data persediaan dari 3.263 unit menjadi 3.623 unit. Hasil User Acceptance Testing (UAT) memperoleh persentase 92,50% dengan kategori Sangat Baik, sehingga implementasi ERP Accurate dapat diterima pengguna dan mendukung peningkatan kinerja operasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBPMNen_US
dc.subjectDesign Thinkingen_US
dc.subjectERP Accurateen_US
dc.subjectProses Bisnisen_US
dc.subjectUMKM Ritelen_US
dc.titleIntegrasi Model Proses BPMN dan Sistem ERP Berbasis Design Thinking untuk Meningkatkan Kinerja Operasional: Studi Kasus Implementasi Accurate pada Toko Langkisauen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22522269


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record