| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan akhlak Islami
siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu model yang
dapat digunakan untuk mendukung pembentukan akhlak Islami adalah model
pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama, tanggung jawab, dan
interaksi sosial antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
penerapan model pembelajaran kooperatif dalam membentuk akhlak Islami siswa,
menganalisis kelebihan dan kelemahannya, mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat, serta mengetahui hasil penerapannya pada mata pelajaran PAI di SDN
Glagahombo 1 Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas
IV serta V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi
teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif
diterapkan melalui pembentukan kelompok belajar, diskusi kelompok, presentasi
hasil, serta evaluasi pembelajaran. Penerapan model ini mampu menumbuhkan nilai-
nilai akhlak Islami seperti kerja sama, tanggung jawab, saling menghargai, toleransi,
kepedulian sosial. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru, sarana dan prasarana
yang memadai, serta dukungan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambatnya
adalah perbedaan kemampuan siswa, tingkat keaktifan yang tidak merata, dan
keterbatasan waktu pembelajaran. Hasil penerapan model pembelajaran kooperatif
menunjukkan adanya perkembangan positif pada akhlak Islami siswa, ditandai
dengan meningkatnya sikap kerja sama, tanggung jawab, sopan santun, menghargai
terhadap pendapat teman, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari di
sekolah. | en_US |