Inovasi Bawang Goreng dengan Produksi Inovatif dan Bahan Baku Organik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen produksi dan manajemen keuangan
pada usaha perintisan bisnis Siwang Dua Saudara, yaitu produk olahan bawang goreng yang
diinovasikan dengan terasi dan berbagai varian rasa. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi langsung, dokumentasi proses produksi, serta analisis laporan keuangan yang
meliputi perhitungan biaya produksi, harga pokok produksi (HPP), pendapatan, dan Break
Even Point (BEP). Gagasan perintisan bisnis ini dilatarbelakangi oleh potensi produk siwang
atau terasi bawang yang memiliki cita rasa khas serta belum banyak dikembangkan, khususnya
di wilayah Yogyakarta. Inovasi produk dilakukan melalui pengembangan varian rasa dan
penerapan proses produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa proses produksi masih menggunakan peralatan sederhana sehingga
mempengaruhi efisiensi dan kapasitas produksi. Dari aspek keuangan, usaha ini telah
menghasilkan pendapatan bulanan yang mampu menutup sebagian besar biaya operasional.
Berdasarkan hasil perhitungan, BEP usaha Siwang Dua Saudara tercapai pada penjualan
sebanyak 16 unit per bulan dengan nilai BEP sebesar Rp158.888 per bulan. Analisis HPP
digunakan sebagai dasar penetapan harga jual yang kompetitif dan sesuai dengan kondisi pasar.
Secara keseluruhan, usaha Siwang Dua Saudara memiliki potensi untuk dikembangkan
dengan peningkatan efisiensi produksi, pencatatan keuangan yang lebih terstruktur, serta
strategi pengelolaan usaha yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
Collections
- Islamic Economics [1180]
