| dc.description.abstract | Pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi
perhatian perusahaan dan pemangku kepentingan sebagai upaya meningkatkan
transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan perusahaan. Namun, informasi ESG
masih rentan terhadap praktik greenwashing sehingga diperlukan mekanisme
pengawasan melalui assurance ESG dan kualitas audit. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh assurance ESG dan kualitas audit terhadap manajemen laba
pada perusahaan publik di kawasan ASEAN. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Sampel penelitian terdiri atas 281
observasi perusahaan publik sektor basic materials, energy, dan consumer non-
cyclicals di kawasan ASEAN selama periode 2022–2024 yang dipilih menggunakan
metode purposive sampling. Manajemen laba diproksikan dengan discretionary
accruals, sedangkan assurance ESG dan kualitas audit diukur menggunakan variabel
dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa assurance ESG tidak berpengaruh
terhadap discretionary accruals. Sebaliknya, kualitas audit berpengaruh terhadap
discretionary accruals, yang menunjukkan bahwa perusahaan yang diaudit oleh KAP
Big Four cenderung memiliki tingkat manajemen laba yang lebih rendah. Selain itu,
kualitas audit tidak terbukti memoderasi pengaruh assurance ESG terhadap
discretionary accruals. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas audit masih lebih
efektif dibandingkan assurance ESG dalam menekan praktik manajemen laba. | en_US |