Show simple item record

dc.contributor.authorFernanda, Reza Cipta
dc.date.accessioned2026-08-06T03:55:11Z
dc.date.available2026-08-06T03:55:11Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65665
dc.description.abstractPT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur dengan produk berupa alat musik Piano. Diketahui bahwa margin kerja dibagian Packing GP departemen Assembly II masih cukup tinggi yaitu sebesar 30%, hal ini berarti bahwa kegiatan waktu luang (non value added) operator masih sering terjadi karena jumlah tenaga kerja yang tidak tepat. Pemecahan masalah dalam penentuan jumlah tenaga kerja yang tepat adalah dengan analisis beban kerja menggunakan pendekatan Workload Analisys yaitu dengan menghitung Total Beban Kerja (TBK) masing-masing tenaga kerja yang didapatkan dengan membandingkan Total Waktu Baku (TWB) dan Total Waktu Kerja (TWK) dalam satu hari. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis diketahui bahwa nilai keseimbangan beban kerja untuk 5 orang operator adalah sebesar 78% dan total beban kerja untuk 5 orang operator adalah 3.88, jadi jumlah kebutuhan operator pada kelompok Packing GP cukup dilakukukan dengan 4 orang dan nilai keseimbangan meningkat menjadi 98%. Produktivitas sebelum adanya perbaikan adalah 0,62 unit/orang/jam, dan setelah dilakukan penyeimbangan beban kerja nilai produktivitas meningkat menjadi 0,83 unit/orang/jam.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnalisis Beban Kerjaen_US
dc.subjectWorkload Analisysen_US
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.subjectPengendalian Beban Kerjaen_US
dc.titlePeningkatan Produktivitas dengan Menyeimbangkan Beban Kerja Operator pada Departemen Assy GP "Proses Packing GP & UP/GP Part" (Studi Kasus: PT Yamaha Indonesia, Jl. Rawagelam 1, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM11522327


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record