Peningkatan Produktivitas dengan Menyeimbangkan Beban Kerja Operator pada Departemen Assy GP "Proses Packing GP & UP/GP Part" (Studi Kasus: PT Yamaha Indonesia, Jl. Rawagelam 1, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur)
Abstract
PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur dengan produk berupa alat musik Piano. Diketahui bahwa margin kerja dibagian Packing GP departemen Assembly II masih cukup tinggi yaitu sebesar 30%, hal ini berarti bahwa kegiatan waktu luang (non value added) operator masih sering terjadi karena jumlah tenaga kerja yang tidak tepat. Pemecahan masalah dalam penentuan jumlah tenaga kerja yang tepat adalah dengan analisis beban kerja menggunakan pendekatan Workload Analisys yaitu dengan menghitung Total Beban Kerja (TBK) masing-masing tenaga kerja yang didapatkan dengan membandingkan Total Waktu Baku (TWB) dan Total Waktu Kerja (TWK) dalam satu hari. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis diketahui bahwa nilai keseimbangan beban kerja untuk 5 orang operator adalah sebesar 78% dan total beban kerja untuk 5 orang operator adalah 3.88, jadi jumlah kebutuhan operator pada kelompok Packing GP cukup dilakukukan dengan 4 orang dan nilai keseimbangan meningkat menjadi 98%. Produktivitas sebelum adanya perbaikan adalah 0,62 unit/orang/jam, dan setelah dilakukan penyeimbangan beban kerja nilai produktivitas meningkat menjadi 0,83 unit/orang/jam.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
