| dc.description.abstract | Stres kerja pada karyawan merupakan isu krusial yang dapat memengaruhi kinerja
individu dan produktivitas perusahaan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk
mengatasi stres kerja adalah latihan berpikir positif, yang berfokus pada pengembangan pola
pikir konstruktif dalam menghadapi tekanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh pelatihan berpikir positif terhadap penurunan tingkat stres kerja pada karyawan
konstruksi di salah satu perusahaan di Kota Bandung.
Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan
desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 20 orang yang dibagi
menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran
tingkat stres kerja dilakukan menggunakan New Job Stress Scale (Shukla & Srivastava, 2016)
melalui tahap pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent
samples t-test terhadap gain score. Pelatihan berpikir positif dalam penelitian ini dirancang
melalui beberapa tahapan intervensi, yaitu peningkatan kesadaran terhadap pikiran otomatis
negatif, identifikasi dan evaluasi pikiran negatif, restrukturisasi kognitif (cognitive
restructuring) melalui teknik reframing, serta internalisasi pola pikir positif melalui
self-affirmation, guided imagery, dan role play.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan
berpikir positif terhadap penurunan tingkat stres kerja. Intervensi ini dapat digunakan sebagai
salah satu alternatif dalam membantu karyawan | en_US |