Show simple item record

dc.contributor.authorBaharuddin, Nur Achmad Akbar
dc.contributor.authorWardhana, Andrian Satya
dc.date.accessioned2026-08-05T07:38:18Z
dc.date.available2026-08-05T07:38:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65633
dc.description.abstractAsam asetat merupakan senyawa organik dengan rumus molekul CH3COOH dan berat molekul sebesar 60,05 g/mol yang penting dalam berbagai sektor industri serta digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi vinyl acetate monomer (VAM), purified terephthalic acid (PTA), polyethylene terephthalate (PET), dan pengawet makanan. Prarancangan pabrik asam asetat ini berkapasitas produksi sebesar 40.000 ton/tahun dengan menggunakan bahan baku metanol dan karbon monoksida. Pabrik ini direncanakan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur, di atas lahan seluas ±3,98 hektar dan mempekerjakan sekitar 138 karyawan. Pabrik dirancang untuk beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Proses utama yang digunakan adalah karbonilasi metanol Monsanto yang berlangsung di dalam Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) dengan katalis rodium pada suhu 170 °C dan tekanan 30 atm. Bahan baku metanol yang dibutuhkan sebesar 2.754,03 kg/jam dan karbon monoksida sebesar 2.617,22 kg/jam, menghasilkan produk asam asetat sebesar 5.049,92 kg/jam serta produk samping berupa sedikit air. Kebutuhan utilitas mencakup air sebesar 50.433,31 kg/jam, steam sebesar 1.665,704 kg/jam, listrik sebesar 130,205 kW, dan solar sebesar 146,75 kg/jam. Sumber limbah berasal dari proses produksi, laboratorium, domestik, dan unit utilitas dengan karakteristik limbah berupa air, metanol, karbon monoksida, bahan kimia, dan senyawa organik. Berdasarkan analisis risiko, pabrik ini dikategorikan sebagai pabrik berisiko tinggi (high risk). Sejalan dengan hasil penilaian tersebut, pendekatan high risk juga diterapkan dalam analisis kelayakan ekonomi pabrik. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan profit setelah pajak sebesar Rp116,67 miliar/tahun dengan ROI sebelum pajak 44%, POT sebelum pajak 1,92 tahun, BEP 45,4%, SDP 23,6%, dan DCFRR 67,75%. Berdasarkan parameter ekonomi dan teknis tersebut, pabrik asam asetat dari metanol dan karbon monoksida dinyatakan layak untuk didirikan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAsam Asetaten_US
dc.subjectKarbonilasi Metanol Monsantoen_US
dc.subjectKatalis Rodiumen_US
dc.subjectPrarancangan Pabriken_US
dc.subjectEvaluasi Ekonomien_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Asam Asetat dari Metanol dan Karbon Monoksida dengan Proses Monsanto Kapasitas 40.000 Ton/Tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22521084
dc.Identifier.NIM22521082


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record