Prarancangan Pabrik Asam Asetat dari Metanol dan Karbon Monoksida dengan Proses Monsanto Kapasitas 40.000 Ton/Tahun
View/ Open
Date
2026Author
Baharuddin, Nur Achmad Akbar
Wardhana, Andrian Satya
Metadata
Show full item recordAbstract
Asam asetat merupakan senyawa organik dengan rumus molekul CH3COOH dan
berat molekul sebesar 60,05 g/mol yang penting dalam berbagai sektor industri
serta digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi vinyl acetate monomer
(VAM), purified terephthalic acid (PTA), polyethylene terephthalate (PET), dan
pengawet makanan. Prarancangan pabrik asam asetat ini berkapasitas produksi
sebesar 40.000 ton/tahun dengan menggunakan bahan baku metanol dan karbon
monoksida. Pabrik ini direncanakan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur, di
atas lahan seluas ±3,98 hektar dan mempekerjakan sekitar 138 karyawan. Pabrik
dirancang untuk beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Proses
utama yang digunakan adalah karbonilasi metanol Monsanto yang berlangsung di
dalam Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) dengan katalis rodium pada suhu
170 °C dan tekanan 30 atm. Bahan baku metanol yang dibutuhkan sebesar 2.754,03
kg/jam dan karbon monoksida sebesar 2.617,22 kg/jam, menghasilkan produk asam
asetat sebesar 5.049,92 kg/jam serta produk samping berupa sedikit air. Kebutuhan
utilitas mencakup air sebesar 50.433,31 kg/jam, steam sebesar 1.665,704 kg/jam,
listrik sebesar 130,205 kW, dan solar sebesar 146,75 kg/jam. Sumber limbah
berasal dari proses produksi, laboratorium, domestik, dan unit utilitas dengan
karakteristik limbah berupa air, metanol, karbon monoksida, bahan kimia, dan
senyawa organik. Berdasarkan analisis risiko, pabrik ini dikategorikan sebagai
pabrik berisiko tinggi (high risk). Sejalan dengan hasil penilaian tersebut,
pendekatan high risk juga diterapkan dalam analisis kelayakan ekonomi pabrik.
Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan profit setelah pajak sebesar Rp116,67
miliar/tahun dengan ROI sebelum pajak 44%, POT sebelum pajak 1,92 tahun,
BEP 45,4%, SDP 23,6%, dan DCFRR 67,75%. Berdasarkan parameter ekonomi
dan teknis tersebut, pabrik asam asetat dari metanol dan karbon monoksida
dinyatakan layak untuk didirikan.
Collections
- Mechanical Engineering [787]
