Show simple item record

dc.contributor.authorSyalsabillah, Tasya
dc.date.accessioned2026-08-05T07:24:39Z
dc.date.available2026-08-05T07:24:39Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65628
dc.description.abstractPencantuman kata “halal” pada produk makanan merupakan bentuk informasi penting bagi konsumen Muslim dalam menentukan pilihan konsumsi sesuai syariat Islam. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan penyalahgunaan informasi halal, sebagaimana pada kasus Ayam Widuran Solo yang diketahui mengandung unsur non-halal meskipun mencantumkan kata “halal”. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan hukum terkait perlindungan konsumen serta kesesuaian praktik usaha dengan prinsip syariah. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pencantuman kata halal pada produk makanan non-halal dalam perspektif hukum positif dan Maqāṣid Syarī‘Ah. Pertanyaan peneliti meliputi: bagaimana analisis pencantuman kata halal pada kasus Ayam Goreng Widuran Solo ditinjau dari Maqāṣid Syarī‘Ah dan fikih muamalah, serta bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi konsumen Muslim dan konsekuensi hukum terhadap pelaku usaha menurut Undang-Undang Jaminan Produk Halal dan Undang-Undang perlindungan Konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui kajian empirik dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan objek penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pencantuman kata “halal” pada produk non-halal merupakan bentuk pelanggaran hukum karena mengandung informasi menyesatkan. Dalam perspektif Maqāṣid Syarī‘Ah, praktik tersebut bertentangan dengan prinsip Ḥifẓ al-Nafs, Ḥifẓ al-Dīn, dan Ḥifẓ al-Nasl, serta dalam hukum positif melanggar ketentuan perlindungan konsumen dan jaminan produk halal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHalalen_US
dc.subjectPerlindungan Konsumenen_US
dc.subjectMaqashid Syari’ahen_US
dc.subjectHukum Positifen_US
dc.titlePencantuman Kata Halal pada Produk Makanan yang Belum Terverifikasi dalam Perspektif Hukum Positif dan Maqāṣid Syarī‘ah (Studi Atas Kasus Ayam Widuran di Restoran Solo)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22421097


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record