• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Penggunaan Obat Untuk Penanganan Anemia Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gamping

    Thumbnail
    View/Open
    22613054.pdf (4.842Mb)
    Date
    2026
    Author
    Feri, Anisah Fithriyyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Anemia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK), terutama yang menjalani hemodialisis akibat penurunan produksi eritropoietin. Kondisi ini meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan menurunkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien, gambaran kejadian anemia, dan profil penggunaan obat anemia pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross-sectional menggunakan data rekam medis pasien PGK yang menjalani hemodialisis periode 2024–2025. Sampel dipilih dengan metode total sampling dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Total 214 pasien memenuhi kriteria penelitian. Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (60,75%), berusia ≥50 tahun (77,10%), memiliki komorbid hipertensi (83,18%), dan menjalani hemodialisis <5 tahun (70,56%). Berdasarkan kriteria KDIGO dan PNPK, sebanyak 211 pasien (98,60%) mengalami anemia dengan mayoritas kadar hemoglobin 8–10 g/dL. Sebagian besar pasien memiliki kadar ferritin normal (95,33%), TSAT normal (70,09%), dan TIBC rendah (75,23%). Terapi anemia yang paling banyak digunakan adalah kombinasi epoetin alfa dan asam folat (79,44%), sedangkan transfusi PRC diberikan pada 27 pasien (12,62%). Kesimpulan: Mayoritas pasien PGK yang menjalani hemodialisis mengalami anemia. Status besi umumnya menunjukkan ferritin dan TSAT normal dengan TIBC rendah yang lebih mencerminkan inflamasi kronis. Kombinasi epoetin alfa dan asam folat merupakan terapi anemia yang paling banyak digunakan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65623
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV