• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemahaman Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Dalam Penggunaan Software Bajakan (Perspektif Fikih Hak Kekayaan Intelektual)

    Thumbnail
    View/Open
    22421096.pdf (1.737Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hibatullah, Razindido
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan teknologi digital meningkatkan kebutuhan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) terhadap software akademik. Namun, tingginya harga lisensi mendorong maraknya penggunaan software bajakan di kampus. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan terkait pemahaman mahasiswa terhadap fikih Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam tindakan pembajakan software. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa FTI UII terhadap fikih HKI dalam fenomena pembajakan software serta menganalisis relevansinya dengan realitas penggunaan di lapangan. Data kuesioner diperoleh dari 57 responden melalui Google Form skala Likert yang dibagi dalam tiga dimensi: Pengetahuan, Wawasan, dan Perspektif. Data tersebut diperdalam melalui wawancara bersama 5 informan bulan April 2026, lalu ditelaah menggunakan analisis kualitatif normatif-yuridis. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, pemahaman mahasiswa FTI UII terhadap fikih HKI tergolong "sangat tinggi" pada seluruh dimensi, di mana mereka memahami tindakan membajak Software melanggar hak cipta yang keberadaannya dilindungi fikih HKI. Kedua, pemahaman yang tinggi tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam diri, sehingga tindakan nyata mahasiswa belum selaras dengan tingginya pemahaman fikih HKI mereka. Praktik pembajakan tetap terjadi melalui normalisasi di lingkungan akademik dan mahasiswa tidak merasa bersalah akan hal tersebut. Penelitian ini menyimpulkan adanya kesenjangan (gap) antara aspek pemahaman moral-teoritis dengan realitas perilaku penggunaan software secara legal sesuai prinsip fikih HKI.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65617
    Collections
    • Islamic Law [996]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV