Show simple item record

dc.contributor.authorIbrahim, Abdul Hamid
dc.date.accessioned2026-08-04T07:56:08Z
dc.date.available2026-08-04T07:56:08Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65575
dc.description.abstractSektor peternakan di Indonesia masih menghadapi kendala pencatatan ternak yang sebagian besar dilakukan secara manual menggunakan kertas dan ear tag visual. Pendekatan tersebut rentan terhadap kesalahan, sulit direkapitulasi, dan tidak terhubung satu sama lain. Universitas Islam Indonesia, Universitas Sriwijaya, dan tim IT eksternal mengembangkan platform Eco-system Livestock untuk mengatasi masalah ini, namun belum tersedia klien mobile yang dapat digunakan langsung oleh penyuluh dan peternak di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile Android sebagai klien dari platform tersebut, dengan dukungan pemindai QR code untuk identifikasi ternak. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan pola arsitektur Model- View-ViewModel (MVVM) dan state management Provider. Aplikasi ini melayani dua peran pengguna dengan hak akses yang berbeda, yaitu penyuluh produksi sebagai supervisor untuk memantau peternak binaan pada lingkup desa, dan peternak yang melalui aplikasi hanya menampilkan data hewan miliknya sendiri. Aplikasi memanggil REST API yang sudah disediakan tim backend untuk operasi pembacaan dan penulisan data. Pengujian dilakukan dengan tiga metode, yaitu black-box testing untuk memvalidasi kebutuhan fungsional, API integration testing untuk memastikan komunikasi yang stabil dengan platform utama, dan pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mobile Eco-system Livestock berhasil dikembangkan dan memenuhi seluruh kebutuhan fungsional yang telah dirumuskan untuk kedua peran pengguna. Pengujian black-box terhadap seluruh skenario fungsional menghasilkan status diterima, dan pengujian API integration memverifikasi kesesuaian komunikasi aplikasi dengan REST API. Pengujian usability dengan System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 71,1 yang tergolong kategori Good dan dapat diterima. Implementasi pemindai QR code berbasis kamera perangkat juga terbukti mempercepat proses identifikasi ternak dibanding input manual.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAplikasi Mobileen_US
dc.subjectEco-system Livestocken_US
dc.subjectFlutteren_US
dc.subjectMVVMen_US
dc.subjectpencatatan ternaken_US
dc.subjectQR codeen_US
dc.subjectREST APIen_US
dc.titlePengembangan Aplikasi Mobile Eco-system Livestock untuk Pencatatan Ternak Menggunakan Framework Flutteren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20523163


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record