Pengaruh Self Healing dan Motivasi Teman Sebaya Terhadap Kesiapan Mahasiswa Menghadapi Stres Akademik di Prodi PAI Universitas Islam Indonesia
Abstract
Mahasiswa dalam proses perkuliahan sering menghadapi berbagai
tuntutan akademik yang dapat memicu stres, seperti tugas yang menumpuk, target
nilai, kecemasan menghadapi ujian, pengaturan waktu belajar, hingga penentuan
arah karier. Kondisi tersebut dikenal sebagai stres akademik yang dapat
mempengaruhi kondisi psikologis dan kualitas belajar mahasiswa apabila tidak
dikelola dengan baik. Dalam hal ini, self healing sebagai kemampuan individu
dalam mengelola diri serta motivasi teman sebaya sebagai dorongan dari
lingkungan sosial diduga memiliki pengaruh terhadap kesiapan mahasiswa
menghadapi stres akademik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan
simple random sampling. Penelitian ini melibatkan tiga variabel, yaitu self healing,
motivasi teman sebaya, dan stres akademik. Subjek penelitian adalah mahasiswa
aktif Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia dengan
populasi sebanyak 303 mahasiswa. Sampel yang digunakan sebesar 15% dari
populasi, yaitu 45 responden yang telah mengisi kuesioner. Teknik analisis data
menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 26.0 for
Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
dan simultan antara self healing dan motivasi teman sebaya terhadap kesiapan
mahasiswa menghadapi stres akademik di Prodi PAI UII dengan nilai signifikansi
p=0,004<0,05, sehingga hipotesis diterima. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,195
menunjukkan bahwa pengaruh self healing dan motivasi teman sebaya terhadap
kesiapan mahasiswa menghadapi stres akademik sebesar 19,5%, sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Kata kunci: Self healing, motivasi teman sebaya, stres akademik.
Collections
- Islamic Education [1275]
