Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Melalui Islamic Branding Pada UMKM Kuliner Halal Warung Pecel Yu Sri di Madiun
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi penjualan Warung Pecel
Yu Sri yang mengalami peningkatan signifikan pada momentum
pengesahan warga baru IKSPI Kera Sakti, namun cenderung menurun
pada periode jeda antar pengesahan, sehingga diperlukan strategi yang
mampu menjaga kepercayaan konsumen dan keberlanjutan usaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai
etika bisnis Islam yang meliputi siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah
sebagai strategi Islamic branding dalam membangun kepercayaan
konsumen serta mengidentifikasi potensi pengembangan usaha melalui
transformasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan
pengamatan lapangan terhadap pemilik usaha serta konsumen Warung
Pecel Yu Sri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic branding
Warung Pecel Yu Sri terbentuk melalui konsistensi penerapan nilai-nilai
etika bisnis Islam yang tercermin dalam kejujuran, tanggung jawab,
komunikasi yang baik, dan kebijaksanaan dalam mengelola usaha,
sehingga mampu membangun kepercayaan, loyalitas konsumen, serta
memperkuat promosi dari mulut ke mulut (word of mouth). Selain itu,
penelitian ini menemukan bahwa transformasi digital memiliki potensi
untuk memperluas jangkauan branding dan mengurangi ketergantungan
usaha terhadap momentum pengesahan, meskipun masih menghadapi
kendala literasi digital dan keterbatasan sumber daya manusia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Islamic branding
pada UMKM kuliner halal lebih ditentukan oleh konsistensi
implementasi etika bisnis Islam dibandingkan penggunaan simbol-
simbol religius semata.
Collections
- Islamic Economics [1180]
