Identifikasi Keseimbangan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Provinsi di Indonesia melalui Pendekatan Coupling Coordination Degree (CCD) dan Time Series Clustering
Abstract
Visi Indonesia Emas 2045 menuntut pembangunan yang inklusif dan merata
melalui transformasi ekonomi dan sosial. Namun, realitas menunjukkan masih
adanya ketimpangan sosial ekonomi antarprovinsi di Indoensia, yang
mengindikasikan belum selarasnya perkembangan kedua aspek tersebut. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keseimbangan
pembangunan ekonomi dan sosial di 34 provinsi di Indonesia serta
mengelompokkan provinsi berdasarkan kemiripan tingkat koordinasi
pembangunan ekonomi dan sosial dalam periode 2015-2024. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Coupling Coordination
Degree (CCD) digunakan untuk mengukur tingkat koordinasi antara aspek
ekonomi dan sosial yang merepresentasikan tingkat keseimbangn pembangunan di
setiap provinsi. Selanjutnya, metode K-Medoids Clustering yang dipadukan dengan
Dynamic Time Warping (DTW) digunakan untuk mengelompokkan provinsi
berdasarkan kemiripan tingkat koordinasi yang terbentuk. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa keseimbangan pembangunan ekonomi dan sosial di provinsi-
provinsi Indonesia masih belum optimal, sebagaimana tercermin dari nilai
Coupling Coordination Degree (CCD) yang relatif rendah selama periode 2015-
2024. Selain itu, hasil pengelompokan menghasilkan tiga klaster provinsi
berdasarkan kemiripan pola perkembangan keseimbangan pembangunan ekonomi
dan sosial. Klaster pertama terdiri atas 14 provinsi dengan tingkat keseimbangan
yang relatif rendah, klaster kedua terdiri atas 15 provinsi dengan tingkat
keseimbangan yang relatif lebih baik dibandingkan klaster lainnya, sedangkan
klaster ketiga terdiri atas 5 provinsi dengan tingkat keseimbangan paling rendah.
Collections
- Statistics [1327]
