| dc.description.abstract | Pertumbuhan industri manufaktur mendorong meningkatnya kompleksitas pengelolaan supply
chain, terutama pada sistem distribusi multi-produk dan multi-retailer. Ketidakpastian
permintaan dapat menyebabkan perubahan beban operasional, biaya, kebutuhan tenaga kerja,
serta dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja supply chain
berbasis Vendor Managed Inventory (VMI) berdasarkan skenario permintaan, dengan fokus
pada service performance, aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan hubungan trade-off antar
aspek tersebut. Data yang digunakan merupakan data operasional perusahaan yang mencakup
data produk, permintaan retailer, biaya supply chain, kapasitas tenaga kerja, jarak distribusi,
serta parameter lingkungan. Metode yang digunakan meliputi simulasi Monte Carlo untuk
membentuk variasi permintaan, scenario-based analysis untuk menentukan skenario low
demand, normal demand, dan high demand, serta pendekatan Business Intelligence
menggunakan Microsoft Power BI untuk visualisasi dan analisis KPI. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai fill rate pada seluruh skenario sebesar 95% dan stockout rate sebesar
5%, sesuai dengan service level yang digunakan dalam data penelitian. Perbedaan utama antar
skenario terlihat pada perubahan volume demand, total supply chain cost, kebutuhan tenaga
kerja, dan emisi transportasi.. Pada aspek ekonomi, total supply chain cost meningkat dari
Rp3,37 miliar pada skenario low demand menjadi Rp6,82 miliar pada skenario high demand.
Pada aspek sosial, FTE meningkat dari 1,18 menjadi 2,35, sedangkan overtime ratio meningkat
dari 0,18 menjadi 1,35. Pada aspek lingkungan, transport emission meningkat dari 55,31 kgCO2
menjadi 108,11 kgCO2. Hasil trade-off menunjukkan bahwa peningkatan permintaan
meningkatkan volume layanan, tetapi juga meningkatkan biaya, kebutuhan tenaga kerja, dan
emisi transportasi. Dashboard BI mampu membantu perusahaan memahami kinerja supply
chain secara multidimensi dan mendukung penyusunan managerial insight berbasis data. | en_US |