Show simple item record

dc.contributor.authorLumi, Distian Pingkan
dc.date.accessioned2026-08-03T04:37:11Z
dc.date.available2026-08-03T04:37:11Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65462
dc.description.abstractPertumbuhan industri manufaktur mendorong meningkatnya kompleksitas pengelolaan supply chain, terutama pada sistem distribusi multi-produk dan multi-retailer. Ketidakpastian permintaan dapat menyebabkan perubahan beban operasional, biaya, kebutuhan tenaga kerja, serta dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja supply chain berbasis Vendor Managed Inventory (VMI) berdasarkan skenario permintaan, dengan fokus pada service performance, aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan hubungan trade-off antar aspek tersebut. Data yang digunakan merupakan data operasional perusahaan yang mencakup data produk, permintaan retailer, biaya supply chain, kapasitas tenaga kerja, jarak distribusi, serta parameter lingkungan. Metode yang digunakan meliputi simulasi Monte Carlo untuk membentuk variasi permintaan, scenario-based analysis untuk menentukan skenario low demand, normal demand, dan high demand, serta pendekatan Business Intelligence menggunakan Microsoft Power BI untuk visualisasi dan analisis KPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fill rate pada seluruh skenario sebesar 95% dan stockout rate sebesar 5%, sesuai dengan service level yang digunakan dalam data penelitian. Perbedaan utama antar skenario terlihat pada perubahan volume demand, total supply chain cost, kebutuhan tenaga kerja, dan emisi transportasi.. Pada aspek ekonomi, total supply chain cost meningkat dari Rp3,37 miliar pada skenario low demand menjadi Rp6,82 miliar pada skenario high demand. Pada aspek sosial, FTE meningkat dari 1,18 menjadi 2,35, sedangkan overtime ratio meningkat dari 0,18 menjadi 1,35. Pada aspek lingkungan, transport emission meningkat dari 55,31 kgCO2 menjadi 108,11 kgCO2. Hasil trade-off menunjukkan bahwa peningkatan permintaan meningkatkan volume layanan, tetapi juga meningkatkan biaya, kebutuhan tenaga kerja, dan emisi transportasi. Dashboard BI mampu membantu perusahaan memahami kinerja supply chain secara multidimensi dan mendukung penyusunan managerial insight berbasis data.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectVendor Managed Inventoryen_US
dc.subjectBusiness Intelligenceen_US
dc.subjectSupply Chain Performanceen_US
dc.subjectSimulasi Monte Carloen_US
dc.subjectTrade-off Analysisen_US
dc.titleAnalisis Kinerja Supply Chain Berbasis Vendor Managed Inventory (VMI) Menggunakan Pendekatan Business Intelligence Berdasarkan Skenario Permintaanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22522144


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record