• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kinerja Supply Chain Berbasis Vendor Managed Inventory (VMI) Menggunakan Pendekatan Business Intelligence Berdasarkan Skenario Permintaan

    Thumbnail
    View/Open
    22522144.pdf (4.270Mb)
    Date
    2026
    Author
    Lumi, Distian Pingkan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pertumbuhan industri manufaktur mendorong meningkatnya kompleksitas pengelolaan supply chain, terutama pada sistem distribusi multi-produk dan multi-retailer. Ketidakpastian permintaan dapat menyebabkan perubahan beban operasional, biaya, kebutuhan tenaga kerja, serta dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja supply chain berbasis Vendor Managed Inventory (VMI) berdasarkan skenario permintaan, dengan fokus pada service performance, aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan hubungan trade-off antar aspek tersebut. Data yang digunakan merupakan data operasional perusahaan yang mencakup data produk, permintaan retailer, biaya supply chain, kapasitas tenaga kerja, jarak distribusi, serta parameter lingkungan. Metode yang digunakan meliputi simulasi Monte Carlo untuk membentuk variasi permintaan, scenario-based analysis untuk menentukan skenario low demand, normal demand, dan high demand, serta pendekatan Business Intelligence menggunakan Microsoft Power BI untuk visualisasi dan analisis KPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fill rate pada seluruh skenario sebesar 95% dan stockout rate sebesar 5%, sesuai dengan service level yang digunakan dalam data penelitian. Perbedaan utama antar skenario terlihat pada perubahan volume demand, total supply chain cost, kebutuhan tenaga kerja, dan emisi transportasi.. Pada aspek ekonomi, total supply chain cost meningkat dari Rp3,37 miliar pada skenario low demand menjadi Rp6,82 miliar pada skenario high demand. Pada aspek sosial, FTE meningkat dari 1,18 menjadi 2,35, sedangkan overtime ratio meningkat dari 0,18 menjadi 1,35. Pada aspek lingkungan, transport emission meningkat dari 55,31 kgCO2 menjadi 108,11 kgCO2. Hasil trade-off menunjukkan bahwa peningkatan permintaan meningkatkan volume layanan, tetapi juga meningkatkan biaya, kebutuhan tenaga kerja, dan emisi transportasi. Dashboard BI mampu membantu perusahaan memahami kinerja supply chain secara multidimensi dan mendukung penyusunan managerial insight berbasis data.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65462
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV