Identifikasi Pemborosan dan Peluang Efisiensi Listrik Pada Toko dan Gudang Ritel Melalui Pendekatan Audit Energi
Abstract
Industri ritel di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat seiring dengan perkembangan
perekonomian nasional, namun di balik pertumbuhan tersebut terdapat tantangan operasional yang
tidak boleh diabaikan, yaitu tingginya konsumsi energi listrik. Penelitian ini dilakukan di Toko
Sumini, sebuah usaha ritel yang berlokasi di Kudus dan telah beroperasi sejak tahun 2024, dengan
tujuan mengidentifikasi pemborosan dan peluang efisiensi listrik melalui proses audit energi.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh data inventaris
peralatan listrik beserta jam operasionalnya. Hasil perhitungan menunjukkan total konsumsi energi
listrik teoritis sebesar 995,5 kWh/bulan yang terdistribusi ke dalam lima kategori peralatan, yaitu
pencahayaan sebesar 79 kWh//bulan, pendingin ruangan sebesar 198 kWh/bulan, pendigin produk
sebesar 391,3 kWh/bulan, peralatan kasir sebesar 241,8 kWh/bulan, dan peralatan lainnya sebesar
85,4 kWh/bulan. Kelompok pendingin produk merupakan kategori dengan kontribusi terbesar,
sementara pada tingkat peralatan individual, kipas angin sebanyak 5 unit menjadi peralatan dengan
konsumsi energi tertinggi sebesar 198 kWh/bulan. Berdasarkan hasil identifikasi pemborosan,
diusulkan enam rekomendasi peluang hemat energi yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori,
yaitu no cost yang mencakup penjadwalan kipas angin, penyesuaian jam operasional wifi router,
pelepasan lampu kamar mandi 9W, dan penonaktifan TV; kategori low cost berupa pemasangan
sensor gerak PIR model XD3602; serta kategori high cost berupa penggantian kulkas minuman
berdata 335W dengan unit baru berdaya 190W. Apabila keenam rekomendasi diterapkan secara
bersamaan, total penghematan energi yang dapat diperoleh sebesar 133,3 kWh/bulan atau setara
dengan Rp192.522/bulan dan Rp2.310.264/tahun. Rekomendasi low cost memiliki payback period
52,8 bulan, sementara rekomendasi high cost memiliki payback period 59,9 bulan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
