Show simple item record

dc.contributor.authorAfyaletis, Putri Ladiva
dc.date.accessioned2026-08-01T07:26:05Z
dc.date.available2026-08-01T07:26:05Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65395
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan arus globalisasi hingga teknologi, yang memberikan pengaruh pada cara negara dalam berdiplomasi untuk mencapai sesuatu. Tiongkok sebagai negara maju yang mulai bangkit dari keterbelakangan untuk bersaing di panggung global. Tiongkok menjalin kerja sama dengan perusahaan besar, Tencent melahirkan Honor of Kings sebagai salah satu produk game Tiongkok dalam upaya membangun nation branding melalui pasar game online Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori “Places: Identity, Image and Reputation” dari Simon Anholt dengan 3 indikator utama yakni strategi, substansi, dan Tindakan simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Honor of Kings sebagai alat nation branding terintegrasi dengan kebijakan Belt and Road Initiative (BRI) dan Digital Silk Road (DSR). Berbagai kebijakan lainnya terkait industri game Tiongkok juga mempengaruhi produk game seperti Honor of Kings memberikan pemahaman serta informasi mendalam terkait bagaimana Tiongkok menjalankan soft power dalam membangun nation branding di Indonesia. Meningkatnya jumlah gamer di Indonesia, fleksibilitas Honor of Kings, kolaborasi budaya lintas negara, dan lain sebagainya adalah faktor yang membuat Honor of Kings bisa sukses di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHonor of Kingsen_US
dc.subjectNation Brandingen_US
dc.subjectPasar Game Online Indonesiaen_US
dc.subjectTencenten_US
dc.subjectTiongkoken_US
dc.titlePemanfaatan Industri Game Online Sebagai Upaya Nation Branding Tiongkok Ke Indonesia Melalui Game Honor Of Kings Tahun 2024-2026en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323068


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record