Pemanfaatan Industri Game Online Sebagai Upaya Nation Branding Tiongkok Ke Indonesia Melalui Game Honor Of Kings Tahun 2024-2026
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan arus globalisasi hingga
teknologi, yang memberikan pengaruh pada cara negara dalam berdiplomasi untuk
mencapai sesuatu. Tiongkok sebagai negara maju yang mulai bangkit dari
keterbelakangan untuk bersaing di panggung global. Tiongkok menjalin kerja sama
dengan perusahaan besar, Tencent melahirkan Honor of Kings sebagai salah satu
produk game Tiongkok dalam upaya membangun nation branding melalui pasar
game online Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori “Places: Identity, Image
and Reputation” dari Simon Anholt dengan 3 indikator utama yakni strategi,
substansi, dan Tindakan simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemanfaatan Honor of Kings sebagai alat nation branding terintegrasi dengan
kebijakan Belt and Road Initiative (BRI) dan Digital Silk Road (DSR). Berbagai
kebijakan lainnya terkait industri game Tiongkok juga mempengaruhi produk game
seperti Honor of Kings memberikan pemahaman serta informasi mendalam terkait
bagaimana Tiongkok menjalankan soft power dalam membangun nation branding
di Indonesia. Meningkatnya jumlah gamer di Indonesia, fleksibilitas Honor of
Kings, kolaborasi budaya lintas negara, dan lain sebagainya adalah faktor yang
membuat Honor of Kings bisa sukses di Indonesia.
Collections
- International Relations [1021]
