| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, likuiditas, dan
ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan, dengan suku bunga acuan sebagai
variabel moderasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada inkonsistensi hasil
penelitian terdahulu (research gap) serta fenomena fluktuasi ekonomi makro
pascapandemi di ASEAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan farmasi yang terdaftar di
bursa efek enam negara ASEAN, serta data tingkat suku bunga bank sentral pada
periode 2020–2024. Analisis data dilakukan menggunakan Fixed Effect Model
(FEM) dan Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil penelitian menunjukkan
bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan,
sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan. Di sisi lain,
leverage tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja
keuangan. Suku bunga acuan terbukti berperan sebagai variabel moderasi dengan
memperlemah pengaruh leverage maupun likuiditas terhadap kinerja keuangan.
Namun demikian, suku bunga acuan tidak terbukti memoderasi hubungan antara
ukuran perusahaan dan kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa
efektivitas tata kelola keuangan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kondisi
moneter eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis
bagi perusahaan dalam mengelola utang dan likuiditas secara optimal di tengah
ketidakpastian ekonomi. | en_US |