Show simple item record

dc.contributor.authorLubis, Ratu Aini
dc.date.accessioned2026-07-31T07:36:53Z
dc.date.available2026-07-31T07:36:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65308
dc.description.abstractLeukemia menempati peringkat kesepuluh dalam kasus kanker dengan beban kasus mencapai 13,959 dan angka kematian mencapai 10,370 pada tahun 2022 di Indonesia. Tantangan terapi saat ini adalah toksisitas obat dan kejadian sindrom lisis tumor akibat kemoterapi sehingga mendorong pemanfaatan biodiversitas lokal sebagai agen antikanker baru salah satunya jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-48 yang diisolasi dari Peronema canescens yang terbukti sangat sitotoksik (IC50 10,52 μg/mL) terhadap sel A549. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi fermentasi jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-48 untuk produksi metabolit optimal, mengevaluasi aktivitas sitotoksik (MOLT-4) serta selektivitasnya (Vero), dan mengkarakterisasi struktur senyawa aktif yang dihasilkan. Metode penelitian dilakukan dengan optimasi fermentasi jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-48, ekstraksi etil asetat, dan isolasi metabolit aktif menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) berbasis bioassay-guided fractionation. Uji sitotoksisitas terhadap sel MOLT-4 maupun sel normal (Vero) dievaluasi dengan metode 3-(4,5- dimetiltiazol-2-il)-2,5-difenil-2H-tetrazolium bromide (MTT) assay, diikuti karakterisasi senyawa dengan Ultra High Performance Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (UHPLC-HRMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fermentasi paling optimal untuk menghasilkan metabolit sekunder antikanker adalah pada media padat Potato Dextrose Agar (PDA) di dalam cawan petri dengan masa inkubasi selama 12 hari (IC50 sebesar 94,49 μg/mL). Proses fraksinasi menghasilkan subfraksi aktif SF1-8 yang menunjukkan aktivitas sitotoksik kuat terhadap sel leukemia MOLT-4 (IC50 8,05 μg/mL), namun selektivitas yang rendah terhadap sel normal (Vero) (IS 2,72). Analisis UHPLC-HRMS mengidentifikasi secara putatif bahwa bioaktivitas tersebut berkaitan dengan keberadaan komponen utama pada puncak keempat yang mengarah pada senyawa cyclo (Phe-Phe)/diketopiperazine. Meskipun residu fenilalanin spesifik masih bersifat tentatif karena terbatasnya fragmen diagnostik pendukung yang saat ini baru didukung oleh m/z 120,08, sedangkan fragmen diagnostik benzil/fenilalanin lain seperti m/z 91, 166 dan 178 belum teramati secara jelas dalam spektra. Dengan demikian, jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-48 berpotensi sebagai sumber senyawa antikanker terhadap sel leukemia MOLT-4.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPhomopsis sp.en_US
dc.subjectAntikankeren_US
dc.subjectMOLT-4en_US
dc.subjectUHPLC-HRMSen_US
dc.subjectcyclo (Phe- Phe)/diketopiperazineen_US
dc.titleFermentasi, Isolasi, dan Aktivitas Antikanker Senyawa Aktif dari Jamur Endofit Phomopsis sp. Galur Pcl-Y-48 pada Sel Leukemia (Molt-4)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM24924005


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record