• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Edukasi Farmasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Terkait Swamedikasi Dismenore pada Remaja SMP Negeri 5 Tualang

    Thumbnail
    View/Open
    22613280.pdf (2.902Mb)
    Date
    2026
    Author
    Fitri, Nanda Aulia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Dismenore merupakan keluhan menstruasi yang umum terjadi pada remaja dan sering ditangani melalui swamedikasi tanpa pemahaman yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan penggunaan obat yang tidak tepat dan tidak rasional. Edukasi farmasi berbasis sekolah diperlukan untuk meningkatkan literasi obat dan membentuk perilaku swamedikasi yang aman dan tanggung jawab. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja SMP dalam melakukan swamedikasi dismenore. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest-posttest control group. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan melalui metode penyuluhan dengan menggunakan PowerPoint. Sampel penelitian terdiri dari 140 siswi kelas VII dan VIII SMPN 5 Tualang yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dianalisis menggunakan paired t-test atau Wilcoxon untuk data berpasangan dan independent t-test atau Mann Whitney untuk perbandingan antar kelompok. Hasil: Pada kelompok kontrol, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik dari 14,3% menjadi 41,4% dan sikap kategori baik dari 8,6% menjadi 35,7% setelah pengukuran pretest dan posttest. Pada kelompok intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik dari 25,7% menjadi 68,6% setelah edukasi yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001). Pada variabel sikap, kelompok intervensi peningkatan sikap kategori baik dari 65,7% menjadi 76,8% setelah diberikan edukasi, dengan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001). Kesimpulan: Edukasi farmasi berpengaruh signfikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam melakukan swamedikasi dismenore secara rasional.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65271
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV