Show simple item record

dc.contributor.authorOctariani, Fellya Rahma
dc.date.accessioned2026-07-31T04:08:25Z
dc.date.available2026-07-31T04:08:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65269
dc.description.abstractLatar belakang: Anemia yang terjadi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan karena dapat memengaruhi kondisi ibu dan bayi, termasuk kejadian berat badan lahir rendah. Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi salah satu upaya untuk mencegah dan menangani anemia, sehingga keberhasilannya perlu dinilai melalui kadar hemoglobin ibu dan berat badan bayi saat lahir. Tujuan: Mengetahui keberhasilan terapi TTD pada ibu hamil berdasarkan kadar hemoglobin trimester III dan berat badan bayi saat lahir di Puskesmas Cangkringan. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospective cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam medis ibu hamil tahun 2024-2025. Sampel berjumlah 211 ibu hamil yang dipilih dengan pendekatan total sampling. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, terapi TTD, dan outcome terapi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact Test dengan nilai signifikansi p<0,05. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Sebagian besar ibu hamil berusia 20-35 tahun, multigravida, melahirkan dengan usia kehamilan cukup bulan, tidak mengalami anemia pada trimester I, dan mengonsumsi TTD dengan frekuensi 1 kali sehari. Meskipun demikian, sekitar 26,5% mengalami anemia pada trimester III, sedangkan kejadian berat badan lahir rendah relatif jarang (8,5%). Analisis menunjukkan bahwa dosis TTD dan status anemia trimester I berhubungan signifikan dengan anemia trimester III, sedangkan tidak terdapat variabel yang berhubungan signifikan dengan berat badan bayi saat lahir. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan anemia sejak awal kehamilan dan pemberian TTD sesuai dosis untuk mencegah anemia pada trimester akhir. Kesimpulan: Keberhasilan terapi TTD berdasarkan kadar hemoglobin trimester III berhubungan dengan aturan pakai TTD dan status anemia trimester I. Namun, keberhasilan terapi berdasarkan berat badan bayi saat lahir tidak berhubungan dengan variabel yang diteliti.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnemiaen_US
dc.subjectBerat Badan Lahiren_US
dc.subjectHemoglobinen_US
dc.subjectIbu Hamilen_US
dc.subjectTablet Tambah Darahen_US
dc.titleGambaran Keberhasilan Terapi Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Cangkringanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613077


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record