Show simple item record

dc.contributor.authorAgustin, Alvin
dc.date.accessioned2026-07-31T03:53:08Z
dc.date.available2026-07-31T03:53:08Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65259
dc.description.abstractIndustri makanan olahan daging halal terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya tren konsumsi produk halal dan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap aspek halal dan thayyib. Konsumen produk halal tidak hanya berasal dari konsumen muslim, tetapi juga konsumen non-muslim yang memiliki persepsi positif terhadap kualitas, keamanan, dan kebersihan produk halal. Kondisi tersebut mendorong industri makanan olahan daging halal untuk meningkatkan kualitas agar mampu menjaga integritas halal produk dan meningkatkan daya saing industri. Proses Produk Halal (PPH) menjadi salah satu aspek penting dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) karena berkaitan langsung dengan aktivitas penyediaan bahan, produksi, penyimpanan, pengemasan, distribusi, hingga penyajian produk halal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan perbaikan untuk mendukung perbaikan kualitas proses produk halal pada industri makanan olahan daging. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi perbaikan kualitas proses produk halal menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) berdasarkan Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Penelitian menggunakan model QFD dengan matriks House of Quality (HoQ) untuk menentukan prioritas technical requirement proses produk halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 12 customer requirements yang mewakili kebutuhan kualitas proses produk halal pada proses inti SCOR, serta 36 technical requirements sebagai respon teknis perusahaan. Hasil HOQ menunjukkan bahwa SOP proses produk halal lengkap dan sistem keterselusuran merupakan technical requirement dengan prioritas tertinggi, diikuti oleh tim manajemen halal serta pelatihan dan sosialisasi kebijakan halal. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 57,1% spesifikasi teknis telah terpenuhi, sedangkan 42,9% spesifikasi teknis belum terpenuhi. Spesifikasi yang belum terpenuhi dikelompokkan menjadi lima cluster sesuai dengan kesamaan karakteristik. Penelitian ini menghasilkan program perbaikan kualitas proses produk halal yang dapat digunakan sebagai acuan bagi usaha makanan olahan daging dalam meningkatkan konsistensi penerapan halal melalui penguatan sistem manajemen halal, dokumentasi, kompetensi sumber daya manusia, pengendalian operasional, dan evaluasi berkelanjutan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndustri Makanan Olahan Daging Halalen_US
dc.subjectSJPHen_US
dc.subjectQFDen_US
dc.subjectHOQen_US
dc.titlePengembangan Strategi Perbaikan Kualitas Proses Produk Halal Makanan Olahan Dagingen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23916030


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record