Pengembangan Strategi Perbaikan Kualitas Proses Produk Halal Makanan Olahan Daging
Abstract
Industri makanan olahan daging halal terus mengalami pertumbuhan seiring
meningkatnya tren konsumsi produk halal dan meningkatnya kesadaran konsumen
terhadap aspek halal dan thayyib. Konsumen produk halal tidak hanya berasal dari
konsumen muslim, tetapi juga konsumen non-muslim yang memiliki persepsi
positif terhadap kualitas, keamanan, dan kebersihan produk halal. Kondisi tersebut
mendorong industri makanan olahan daging halal untuk meningkatkan kualitas agar
mampu menjaga integritas halal produk dan meningkatkan daya saing industri.
Proses Produk Halal (PPH) menjadi salah satu aspek penting dalam Sistem Jaminan
Produk Halal (SJPH) karena berkaitan langsung dengan aktivitas penyediaan
bahan, produksi, penyimpanan, pengemasan, distribusi, hingga penyajian produk
halal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan perbaikan untuk mendukung
perbaikan kualitas proses produk halal pada industri makanan olahan daging.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi perbaikan kualitas proses produk
halal menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) berdasarkan
Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Sistem Jaminan Produk Halal
(SJPH). Penelitian menggunakan model QFD dengan matriks House of Quality
(HoQ) untuk menentukan prioritas technical requirement proses produk halal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 12 customer requirements yang mewakili
kebutuhan kualitas proses produk halal pada proses inti SCOR, serta 36 technical
requirements sebagai respon teknis perusahaan. Hasil HOQ menunjukkan bahwa
SOP proses produk halal lengkap dan sistem keterselusuran merupakan technical
requirement dengan prioritas tertinggi, diikuti oleh tim manajemen halal serta
pelatihan dan sosialisasi kebijakan halal. Hasil penilaian menunjukkan bahwa
57,1% spesifikasi teknis telah terpenuhi, sedangkan 42,9% spesifikasi teknis belum
terpenuhi. Spesifikasi yang belum terpenuhi dikelompokkan menjadi lima cluster
sesuai dengan kesamaan karakteristik. Penelitian ini menghasilkan program
perbaikan kualitas proses produk halal yang dapat digunakan sebagai acuan bagi
usaha makanan olahan daging dalam meningkatkan konsistensi penerapan halal
melalui penguatan sistem manajemen halal, dokumentasi, kompetensi sumber daya
manusia, pengendalian operasional, dan evaluasi berkelanjutan.
