| dc.description.abstract | Pertumbuhan ekonomi menjadi indikator utama untuk mengukur tingkat keberhasilan
kinerja perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, negara-negara ASEAN
mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh korupsi, Foreign Direct Investment (FDI),
pengeluaran pemerintah, dan keterbukaan perdagangan di tujuh negara ASEAN
(Indonesia, Kamboja, Malaysia, Filipina, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam).
Penelitian ini menggunakan analisis data panel yang terdiri dari tujuh negara di ASEAN
dengan menggunakan Eviews 14. Data yang digunakan adalah data sekunder yang
bersumber dari World Bank dan Transparency International tahun 2015-2014.
Berdasarkan hasil estimasi regresi menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM)
merupakan model terbaik dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa variabel korupsi dan Foreign Direct Investment (FDI) memiliki pengaruh negatif
dan signifikan terhadap pertumbuhan di tujuh negara ASEAN. Adapun variabel
pengeluaran pemerintah dan keterbukaan perdagangan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di tujuh negara ASEAN. | en_US |