Show simple item record

dc.contributor.authorZarmi, Melly
dc.date.accessioned2026-07-30T06:43:02Z
dc.date.available2026-07-30T06:43:02Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65215
dc.description.abstractLatar belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan di seluruh dunia dan menduduki peringkat keempat secara global. Kemoterapi sering menimbulkan efek samping berat sehingga diperlukan agen antikanker yang lebih selektif, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman sungkai yang dilaporkan memiliki aktivitas antikanker. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik fraksi n- heksana dan metanol dari ekstrak etanol daun sungkai terhadap sel HeLa. Metode: Fraksinasi ekstrak etanol daun sungkai dilakukan menggunakan metode vacuum liquid chromatography (VLC) dengan pelarut bertingkat n-heksan, etil asetat dan metanol yang kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Aktivitas sitotoksik diuji terhadap sel HeLa menggunakan metode MTT-assay pada seri konsentrasi 500; 250; 125; 62,5; 31,25; 15,625; 7,8125; dan 3,90625 μg/mL. Nilai IC50 dihitung untuk menilai potensi fraksi sebagai agen antikanker selektif. Hasil: Fraksinasi ekstrak etanol daun sungkai menggunakan metode Vacuum Liquid Chromatography (VLC) menghasilkan fraksi n-heksana dan metanol dengan rendemen berturut-turut sebesar 6% dan 27,8%. Hasil kromatografi lapis tipis (KLT) menunjukkan adanya perbedaan pola bercak dan nilai Rf antara fraksi n-heksana dan fraksi metanol yang mengindikasikan perbedaan komposisi senyawa berdasarkan tingkat kepolarannya. Uji sitotoksik terhadap sel HeLa menggunakan metode MTT-assay menunjukkan bahwa fraksi n-heksana tidak memiliki aktivitas sitotoksik dengan nilai IC50 >501 μg/mL, sedangkan fraksi metanol menunjukkan aktivitas sitotoksik lemah dengan nilai IC50 sebesar 422,1 μg/mL. Kesimpulan: Fraksi metanol menunjukkan aktivitas sitotoksik yang lebih baik dibandingkan fraksi n-heksana terhadap sel HeLa. Namun, aktivitas sitotoksik yang diperoleh masih tergolong lemah berdasarkan nilai IC50 sebesar 422,1 μg/mL.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSungkaien_US
dc.subjectsel HeLaen_US
dc.subjectMTT-assayen_US
dc.titleFraksinasi Ekstrak Etanol Daun Sungkai Menggunakan Pelarut N-Heksana dan Metanol Serta Uji Sitotoksik Terhadap Sel HeLaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613236


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record