Perceived Organizational Support (POS) dan Resiliensi Sebagai Prediktor Psychological Safety Pada Kurir Paket
Abstract
Psychological safety merupakan salah satu aspek penting dalam lingkungan kerja yang
memungkinkan individu merasa aman untuk menyampaikan pendapat, mengakui
kesalahan, dan mengambil risiko interpersonal tanpa takut terhadap konsekuensi
negatif. Pada profesi kurir paket yang memiliki tekanan kerja tinggi, kondisi ini
menjadi penting untuk mendukung kinerja dan kesejahteraan psikologis pekerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support
(POS) dan resiliensi terhadap psychological safety pada kurir paket di Yogyakarta dan
sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi
linear berganda. Subjek penelitian berjumlah 66 kurir paket aktif yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
Psychological Safety Scale (PSS), Survey of Perceived Organizational Support
(SPOS), dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perceived organizational support (POS) dan resiliensi secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap psychological safety. Secara parsial, POS
berpengaruh signifikan dengan nilai p = 0.022 dan estimasi standar sebesar 0.265,
sedangkan resiliensi berpengaruh signifikan dengan nilai p = 0.004 dan estimasi
standar sebesar 0.343. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.218 menunjukkan
bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 21.8% variasi psychological safety. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi persepsi dukungan organisasi dan
tingkat resiliensi yang dimiliki kurir, maka semakin tinggi pula tingkat psychological
safety yang dirasakan, dengan resiliensi sebagai prediktor yang lebih dominan.
Collections
- Psychology [1337]
