• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Konsumen Terhadap Iklan yang Menyesatkan di Televisi

    Thumbnail
    View/Open
    08410220.pdf (1.170Mb)
    Date
    2014
    Author
    Pratama, Garda Widi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya para pelaku usaha di dalam mengenalkan barang atau jasanya melalui iklan di televisi yang masih melanggar ketentuan- ketentuan dalam membuat iklan, sehingga dapat merugikan konsumen karena barang atau jasa yang ditawarkan di dalam sebuah iklan televisi tidak sesuai dengan barang aslinya. Karena iklan merupakan saah satu sarana pemasaran yang sangat banyak dipergunakan oleh pelaku usaha untuk memperkenalkan aneka produk yang dihasilkan kepada konsumen, serta untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap aneka produk yang dihasilkan. Agar produk yang ditawarkan oleh pelaku usaha memiliki nilai jual yang tinggi terkadang pelaku usaha menghalakan segala cara, salah satunya dengan melalui iklan yang memuat janji yang muluk-muluk mengenai kegunaan dan manfaat produk yang sesuai kebutuhan konsumen meskipun pada kenyataanya bahwa produk tersebut kegunaan dan manfaatnya tidak sesuai dengan janji yang terdapat pada dalam iklan tersebut. Sehingga iklan tersebut telah membohongi konsumen atau masyarakat. Untuk itu maka konsumen perlu diberikan perlindungan khusus terhadap iklan-iklan yang menyesatkan. Perlunya peraturan yang mengatur perlindungan konsumen karena lemahnya posisi konsumen dibandingkan posisi pelaku usaha, karena mengenai proses sampai hasil produksi barang atau jasa yang telah dihasilkan campur tangan konsumen. Sehingga kenyataanya konsumen selalu berada dalam posisi yang dirugikan. Atas dasar tersebut maka rumusan masalah ini adalah: 1.) Bagaimana perlindungan hukum yang dapat dilakukan terhadap konsumen akibat iklan yang menyesatkan? 2.) Bagaimana penyelesaian dalam perselisihan yang merugikan konsumen?. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu penyusun mencoba menganalisa permasalahan yang ada dikaitkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yakni hukum perlindungan konsumen. Tipe penelitian yang digunakan adalah dikriptif yaitu untuk memberikan data yang seteliti mungkin tentang manusia, keadaan atau gejala lainya. Metode diskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data seteliti mungkin tentang objek yang diteliti. Dalam hal ini untuk mendeskripsikan tentang permasalahan tentang perlindunagan konsumen terhadap iklan yang menyesatkan. Dalam penulisan ini deapat disimpulkan hukum perlindungan konsumen yang sudah ada sebenarnya sudah cukup tetapi penegakan hukum terhadap para pelaku usaha yang melanggar kode etik periklanan belum terkoordinasi dengan baik dan sangat lemah dalam penerapan sanksi hukumnya. Kalaupun diberikan sanksi terhadap pelaku usaha periklanan yang melanggar ketentuan, sanksi hukum yang diberikan pada umumnya hanya berupa sanksi administratif berupa peringatan lisan dan atau tertulis, penghentian sementara suatu kegiatan, sampai kepada pada pencabutan surat ijin penayangan iklan. Bentuk sanksi seperti ini kurang memberikan efek jera kepada pelaku usaha, sehingga akan terus terulang tidak pelanggaran yang sama di kemudian hari. Adapun beberapa hal yang menjadi latar belakang perilaku usaha membuat iklan yang menyesatkan, yang disebakan oleh beberapa faktor, yaitu : belum terdapatnya peraturan khusus setingkat undang-undang yang mengatur kegiatan periklanan, budaya hukum konsumen indonesia yang belum mampu bersikap kritis dalam mencermati berbagai bentuk pelanggaran iklan, terjadinya persaingan yang tidak sehat diantara sesama pelaku usaha dalam beriklan, ketiadan sanksi hukum yang tegas terhadap pelaku usaha yang melakukan pelanggaran atas ketentuan iklan, serta kurangnyha koordinasi antar instansi yang terkait serta tidak berjalanya fungsi pengawasan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65149
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV