Sistem Persediaan Dua Bin pada Kondisi Kehilangan Penjualan
Abstract
Perusahaan sering menemui kendala dalam pemenuhan permintaan. Kendala yang dihadapi adalah ketersediaan bahan baku untuk proses produksi karena permintaan bersifat fluktuatif. Sehingga kebijakan harus dilakukan dalam menentukan jumlah persediaan yang optimal. Persoalan yang dihadapi dalam manajemen persediaan adalah mengatur supaya biaya persediaan tidak meningkat, namun jangan sampai terjadi kekurangan persediaan (stock out) yang berakibat kehilangan kepercayaan pelanggan karena permintaan tidak terpenuhi. Tujuan penelitian adalah membandingkan model pengendalian persediaan yang dipergunakan oleh perusahaan dengan model kebijakan persediaan Two Bins System pada kondisi lost sales. Analisa kebijakan model adalah menentukan jumlah pesanan (Q) dan reoder point (r) yang dapat meminimalkan total biaya persediaan. Dari analisis dan perhitungan data diperoleh hasil bahwa model Two Bins System yang diajukan lebih baik dari kebijakan persediaan yang dipergunakan perusahaan. Model Two Bins System ini memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar 35% dan meningkatkan service level sebesar 8,8%. Penelitian dilakukan di PT. YPTI, yaitu perusahaan manaufaktur yang bergerak dalam bidang proses moulding dan memproduksi suku cadang mobil Toyota.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
