• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Dan Evaluasi Acne Patch Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Berbasis Alginat-gom Arab Untuk Pencegahan Infeksi Jerawat

    Thumbnail
    View/Open
    22613130.pdf (2.697Mb)
    Date
    2026
    Author
    Ardiyanto, Abdul Mu’is
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Acne vulgaris merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai pada remaja hingga dewasa muda dan disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kolonisasi bakteri Cutibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Penggunaan antibiotik topikal jangka panjang menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam. Daun sirih (Piper betle L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, fenol, dan tanin yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan acne patch berbasis ekstrak daun sirih dengan kombinasi biopolimer natrium alginat dan gom arab serta mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Metode: Formulasi acne patch dilakukan dengan metode solvent casting menggunakan tiga variasi rasio biopolimer natrium alginat:gom arab (3:0, 3:1, 3:2, dan 3:3) dengan penambahan ekstrak daun sirih 2%, plasticizer gliserin 5 gram, propilen glikol 5 mL, dan aquadest sampai 100 mL. Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, ketebalan patch, keseragaman bobot, uji viskositas, uji pH, uji daya lekat, uji daya lipat, kadar kelembapan, tensil strength, FTIR (Fourier Transform Infrared), SEM (Scanning Electron Microscopy), serta uji aktivitas antibakteri terhadap S. aureus menggunakan metode difusi cakram. Data hasil dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA satu arah (α < 0,05). Hasil: Seluruh formula acne patch memenuhi persyaratan fisik sediaan film. Variasi rasio natrium alginat dan gom arab berpengaruh signifikan terhadap viskositas, bobot, ketebalan, pH, dan kadar lembap (p < 0,05). Formula yang mengandung ekstrak daun sirih menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, sedangkan matriks tanpa ekstrak tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Analisis FTIR menunjukkan tidak terbentuk ikatan kimia baru, sehingga ekstrak terdispersi secara fisik dalam matriks alginat-gom arab. Berdasarkan evaluasi komprehensif, Formula 2 menunjukkan karakteristik paling optimal dibandingkan formula lainnya. Kesimpulan: Formula 2 merupakan formula optimal karena memiliki keseimbangan sifat fisikokimia yang baik serta mampu mempertahankan aktivitas antibakteri. Ekstrak daun sirih berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antibakteri dalam sediaan acne patch.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64990
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV